Translate

Merapi Ninggal Janji




Merapi yang terletak di daerah istimewa Jogjakarta memang memiliki pesona alam tersendiri bagaikan surga di ketinggian bahkan merapi atau gunung merapi yang masih aktif pun memikat para pecinta alam atau pun penikmat alam kenapa saya membedakan pecinta dan penikmat alam karna ada alasan tertentu pernah suatu waktu kami berlima menapaki tingginya gunung merapi dan menjumpai sudut tertentu yang terdapat sampah berserakan di sana. Kalo bukan ulah penikmat alam lalu ulah siapa lagi,sedangkan pecinta alam bagaimanapun bentuknya pasti dia akan menjaga dan menpertahankan alam sebagaimana mestinya,
Keindahan puncak merapi memang sudah menjadi incaran para pecinta alam bahkan saya sendiri menyukai indahnya alam ini dari sudut ketinggian,waktu itu kami berlima mendaki merapi di mulai dari bawah sekitar pukul setengah delapan malam kami sengaja jalan pelan-pelan agar nuansa malam bisa kita nikmati dan tidak terlalu memaksakan kekuatan fisik kami.
Dari bawah sampi pos 1 kira-kira sekitar 2 jam karna kami berjalan perlahan, sementara beristirahat sejenak kami melakukan gurauan yang terlalu garing  karna masih mengingat medan atau tujuan kami masih jauh sampai puncak.
Sesampai di pos watubelah kami istirahat sejenak untuk menghilangkan suasana letih, memang sebagian rombongan di luar kami ada yang langsung menuju pos selanjutnya mungkin pengen cepet-cepet nyampe atas. sementara kami melanjutkan perjalanan menuju pos-pos selanjutnya sampai pasar bubrah kami pun mendirikan tenda  dan beristirahat menunggu terbitnya matahari pagi yang di nanti..sebagai pendaki yang taat sama peraturan memang kami cuma sampai pasar bubrah karna untuk ke puncak di larang pada waktu itu.
Suasana puncak memang membuat semua orang menginginkan untuk kembali lagi begitu juga dengan saya, apalagi ngetrip istilah anak gaul jaman sekarang itu jamanya maen kegunung. kalo saya sendiri emang demen yang berbau petualang makanya merapi itu seolah-olah meninggalkan janji untuk di kunjungi kembali..












Gunung Prau Di Wonosobo

Saya Sebagai blogger wonosobo kurang afdol kayaknya kalo gak cerita tentang daerah saya sendiri . kali ini mungkin sudah pada tau tempat yang lumayan indah dan istimewa bagi sebagian penikmat alam bebas, yap apa lagi kalo bukan gunung prau.
Gunung Prau merupakan sebuah gunung yang terletak di Dataran Tinggi Dieng yang merupakan daerah pegunungan Wonosobo yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kendal. Gunung yang masuk dalam salah satu gunung dengan puncak terluas di Indonesia ini berada di ketinggian 2565 dpl.
Karena bentuk gunung ini memanjang, jadi secara administratif Gunung Prau yang berada di Dataran Tinggi Dieng ini meliputi wilayah Kab. Banjarnegara, Kab. Wonosobo, Kab. Batang dan Kab. Kendal.




Gunung ini dapat ditempuh melalui beberapa Jalur Alternatif Pendakian. Lewat Jalur utara, bisa melalui Kabupaten Kendal, Semisal dari Desa Kenjuran yang berada di Kecamatan Sukoreja. Jarak tempuh perjalanan kurang lebih 6 Jam menurut info yang saya dapat,(hehehe... karna saya blom pernah)

Alternatif lain jalur pendakian bisa dilakukan melalui Jalur selatan, yaitu lewat Dataran Tinggi Dieng atau Desa Patak Banteng. Jalur inirelatif lebih singkat, hanya sekitar 2-3 Jam perjalanan yang jalurnya lumayan terjal.
Emang sih jalur pendakian di gunung prau gak begitu melelahkan bahkan untuk pendaki pemula sangat di anjurkan karna trek yang kita tempuh begitu singkat. mungkin bagi sobat yang kebetulan maen atau pengen di anter ke gunung prau bisa hubungi saya di sini dan kalo pas kebetulan saya gak ada kegiatan lain bisa tak anter ke sana. gunung prau sendiri masih tergolong perbukitan .
mengenai trek yang singkat lewat patak banteng saya sendiri pernah membuktikan sendiri brangkat dari desa saya menuju patak banteng sekitaran pusetengah 2 pagi sampai patak bantengnya pukul setengah tiga dan berangkat menuju prau pukul 3 pagi kita masih punya banyak waktu untuk menikmati dinginya angin dan matahari terbit.







Teman